Writing Contest

Cinta adalah Tempat Pulang

1

Cinta, sebuah kata yang diajarkan oleh Tuhan, Sang Pemilik Cinta. Cinta menjadi anugerah tertinggi dan terindah, yang dihadiahkan oleh Tuhan kepada seluruh manusia. Ia tak bisa diraba, namun bisa dirasa. Apakah kamu pernah merasakan cinta?

Di dalam hati setiap insan, cinta bersemayam. Sebuah ruang yang penuh sesak dengan segala macam rasa. Meski demikian, ia terpisah murni, sebagai pengikat hati setiap jiwa insan. Rasa yang mengalirkan kasih sayang kepada yang lainnya.

Cinta tak pernah jenuh, ia selalu teduh. Tak ada kata lelah untuk menyebar benih kasih sayang. Meneduhkan cinta di hati yang peluh, cinta selalu penuh.

2Cinta itu ibarat tetes embun pagi di saat gelisah. Menenangkan… Bayi mendapatkan tetes cinta pertamanya dari air susu sang ibu. Setetes pertama menghilangkan dahaganya yang sangat setelah berjuang keluar dari rahim sang Ibu. Sejak masih dalam rahim sejatinya ia sudah mendapatkan asupan cinta yang hebat dari kedua orang tuanya. Berbagai macam makanan bergizi dan segala kasih sayang dicurahkan agar ia tumbuh sehat dan sempurna. Tangisan pertamanya juga adalah bentuk cinta dari Tuhan. Pertanda sang bayi lahir dengan sehat dan sempurna. Sentuhan dari pipi ayah bunda yang mendarat di kulitnya, sentuhan cinta. It seems i miss something, bukankah ia juga bentukan cinta, yang dititipkan Tuhan, untuk dibesarkan dan menjadi penyebar cinta selanjutnya. Aahh, cinta itu luas sekali, Tak pernah ada kata yang dapat menuntaskan defenisinya.

3

Cinta itu ibarat warna warni ceria kehidupan. Menyenangkan… Kita dapat bermain dengan sangat serunya bersama teman sebaya. Menghabiskan waktu bermain bersama sepanjang hari. Hanya ingat pulang saat ibu memanggil. Berbagi es krim coklat saat terik, rebutan mainan kesukaan, meminjamkan mainan atau buku bacaan, mengulurkan tangan kepada sahabat yang sedang terjatuh, ajakan bermain saat menjelang sore. Semua itu adalah bentuk cinta. Jadi kangen masa kecil, saat hidup hanya tentang tertawa dan candaan saja.

4

Cinta itu ibarat rona mawar merah. Menggairahkan.. sekaligus penuh tanda tanya. Memiliki rasa suka kepada lawan jenis akan berlanjut hasrat ingin menaklukkan hatinya. Menyusun berbagai rencana agar sang pujaan juga turut jatuh hati. Melakukan berbagai cara agar rasa yang sama juga bersambut. Adat dan tata krama seakan tak mau memahami keingintahuan dan ketidakpuasan hati. Semua dilakukan. Buta karena cinta, dan semua demi cinta. Cinta remaja yang penuh gelora. Berpindah dari satu kumbang atau mawar dan hinggap kembali di tempat yang baru. Haus akan pengalaman menaklukkan hati pujaan. Cinta insani sifatnya semusim. Siapa yang mampu memilah cinta dengan logika, dia yang akan selamat dari sebuah gelora cinta yang teramat. Cinta bisa membawamu ke arah cahaya atau sebaliknya, jurang kegelapan.

5

Waktu beranjak menuju fase kehidupan berikutnya. Love is verb. Mendewasakan… Cinta adalah perjuangan yang membutuhkan pengorbanan. Pengorbanan dalam bentuk tanggungjawab. Bentuk ungkapan cinta tertinggi yang berwujud tindakan. Kata ungkapan I Love You yang harus diwujudkan dalam sebuah pemenuhan hak-hak dari orang-orang yang dicintai. Cinta kepada ibu, cinta kepada ayah, cinta kepada kekasih, cinta kepada istri, cinta kepada suami, cinta kepada anak, dan cinta kepada keluarga, dan cinta kepada seluruh insan. Semua memiliki hak untuk dicintai. Kamu tidak disebut mencintai orang lain, sebelum engkau mencintainya sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri, begitu pesan cinta dari Tuhan. Betapa urusan cinta merupakan hal yang tidak sepele, dan butuh tindakan nyata berlipat-lipat serta berulang-ulang setiap harinya. Cinta menjadi energi luar biasa untuk mewujudkan setiap keinginan orang-orang terkasih.

6

Cinta itu adalah tempat pulang, rumah bagi hati. Betapa banyak kejadian peristiwa hidup yang kita alami sepanjang hari dan setiap detiknya. Masalah di kantor, rengekan anak, tuntutan sang istri atau suami, pertikaian dimana-mana, kerusakan alam semakin meraja lela, cita-cita orang tua yang belum sempat dipenuhi, kredit pinjaman yang sudah menunggak, jalanan macet yang juga diikuti dengan banjir. Beragam kesusahan hati yang memenuhi sesak pikiran. Cinta-lah yang menjadi tempat kita pulang. Kembali pulang ke rumah sejati. Pulang kepada sepotong hati yang lapang meski di tengah kalut fikiran. Pulang menemukan hati yang menenangkan, hati yang dewasa, hati yang dipenuhi sebuah rasa indah, cinta.

Cinta itu ibarat sebuah ketundukan. Memasrahkan… Tunduk dan pasrah beramunisikan cinta. Seorang suami tunduk kepada sang istri karena ia mencintai belahan jiwanya, ia ingin membahagiakan sang dewi pujaan. Seorang presiden mampu bekerja 24 jam tanpa henti demi kesejahteraan ratusan juta jiwa yang sedang menggantungkan hidup kepadanya, karena cinta. Seorang ulama terus mengabdi menyampaikan perintah Tuhan kepada umat, karena cinta. Semua insan tunduk dan pasrah pada sesuatu yang ia cintai. Ia melakukannya sepenuh samudera hati, sedalam palung kasih sayang dan selembut kapas pengertian. Semua karena cinta.

Cinta itu adalah tempat pulang abadi. Setiap yang hidup akan merasakan mati. Kematian adalah bentuk cinta terindah sekaligus menyesakkan. Indah karena akan segera bertemu dengan Sang Pemilik Cinta abadi. Menyesakkan karena akan berpisah dengan jiwa-jiwa yang selama ini kita hujani dengan cinta. Kematian adalah ungkapan cinta terakhir dari Sang Maha Hidup dengan yang fana. Bertemu dengan sang Pemilik Cinta merupakan sebuah janji azali yang sudah kita setujui dalam sebuah kontrak kehidupan. Cinta Ilahi abadi. Tak ada yang lebih indah jika bertemu dengan yang dicintai bukan?

hope_danbo_by_rafaelll90-d4fxe5v

Cinta tak pernah jenuh, ia selalu teduh. Tak ada kata lelah untuk menyebar benih kasih sayang. Meneduhkan cinta di hati yang peluh, cinta selalu penuh.

“Tulisan ini diikutkan dalam GiveAway Tema Cinta”

1-vert
bukti screenshoot

”ungu3

sumber gambar :

http://www.pinterest.com
forwallpapers.com
http://www.flickrs.com
thejesterscorner.wordpress.com
http://www.appszoom.com
imgarcade.com
http://www.google.com

Advertisements

11 thoughts on “Cinta adalah Tempat Pulang

  1. Dear Kakak Sayang,,,

    Diusiaku kini, ada satu makna baru yang juga baru aku sadari. Cinta adalah tentang bagaimana kembali pada Allah. Kenapa? sungguh, aku telah diperlihatkan secara langsung bagaimana cinta yang tidak berujung pada Allah. Cinta hanya sebatas harta dan tahta, bahkan cinta akibat kemilau kecantikan ragawi saja.
    Ada risau yang kini mulai menghantuiku, tentang waktu, cinta dan jodoh itu sendiri. tapi jawaban ternyata tak serumit apa yang dikhawatirkan. karena cinta tak lain dan tak bukan adalah tentang bagaimana ia, jodoh harus bisa membawa kita pulang padaNya dengan selamat. Selamat diperjalanan (dunia) dan selamat sampai tujuannya (akhirat).

    dari adik manismu,,,

    1. Halo adek manis nan imut *halah lebay

      alhamdulillaahh barokallohu adek manis, selamat merasakan nikmat cinta padaNYA yang selalu unconditional dan unlimited, insy bersamaNYA semua akan lebih nikmat dijalani. Bersabar sajaaa, semua ada waktunya dear, terus saja perbaiki diri, insy dia disana jg sdg memperbaiki diri. Aku percaya, dia akan dtg pada waktu engkau dan dia sdh siap lahir batin menempuh perjalanan hidup berdua di kehidupan selanjutnya.

      *buat diri sendiri juga kata2 ini mah 🙂 :*

Comments are closed.