Writing Contest

Youkoso, Menikmati Liburan Musim Dingin ala Jepang

Ohayou gozaimasu, Youkoso Irasshaimashe, Ogenki desuka? How are you? Hajimemashite, Watashi wa Yuuka desu. My name is Yuuka. Wanita pemilik mata sipit dengan suara lembut namun tegas memperkenalkan dirinya saat bertemu dengan kami para peserta tour. Mungkin hanya akan sebagian bahasanya yang akan saya mampu terjemahkan ketika mengingat pelajaran saat belajar bahasa Jepang dulu. Imajinasi alam fikir saya saat tour guide memberikan great welcome kepada wisatawan. Pasti akan lebih panjang dan lebih baik dari apa yang saya perkirakan.

Pemandangan putih di hadapan mata telah menyita semua perhatian saya. Speechless.., takjub.., dan senyum bahagia serta merasa puas, rasa yang mungkin menguasai diri saat melihat salju untuk pertama kalinya. Terdiam sejenak, menikmati selimut putih itu menghampar luas dihadapan mata. Merasakan butiran demi butiran dingin jatuh mengenai wajah dan tangan. Aku akan membiarkan butiran itu jatuh sekenanya. Berlari kesana kemari, meraih butiran salju yang lain agar menerpa wajah. Inginku, tak kubiarkan ia menyentuh bumi tanpa jatuh ke badan terlebih dahulu. Aku akan terlihat sangat norak sekali. Berlari –lari layaknya anak kecil yang kegirangan setelah dibelikan mainan impian. Atau seperti saya yang dulu sangat sumringah melihat kemewahan ibu kota saat pertama kali kaki menjejakinya. Memang norak sekali. Ahh.. biarkan saja orang sekitar berkata apa. Semoga sahabatku juga nanti bisa senorak saya saat melihat salju pertama kali. Atau setidaknya.., teman saya bisa paham dengan kenorakan saya ^_^

Salju sudah hampir menyelimuti bumi Jepang. Hmm.. tampaknya posisi tiduran terlentang di atas hamparannya, bisa menuntaskan segala kerinduan untuk melihat kebesaran Tuhan yang satu ini. Aku kembali masuk ke kamar, dalam kedinginan yang sudah menguasai tubuh. Aku memang tidak terbiasa dengan suhu rendah di musim salju. Selama ini aku baru berteman akrab dengan dua musim saja, musim kemarau dan musim penghujan yang suka bawa teman-teman yang banyak, sehingga ibukotaku pun banjir dimana-mana.   Tadi aku memang sangat tergesa-gesa menyapa salju. Kini kukenakan baju dengan 2 lapis sweater dan jaket tebal. Tak lupa mengenakan sarung tangan, kaus kaki, topi penutup kepala yang dilengkapi dengan penutup telinga. Ku raih syal merah yang menggantung dibalik pintu untuk menambah kehangatan. Aku memang sangat ingin berlama-lama bersama salju hari ini. Ahh, tak perlu malu dibilang norak jika akan seharian berlama-lama di luar rumah bermain salju.

sumber gambar http://eng.namonitore.ru/wallpapers/big/beliy_medved_spyashiy_na_snegu_1600.html
Akankah saya akan sampai sleeping beauty diatas salju ^^                                                                         sumber gambar http://eng.namonitore.ru/wallpapers/big/beliy_medved_spyashiy_na_snegu_1600.html

Ahhh,  imajinasiku semata ^^

Doraemon dan Nobita, tokoh kartun yang sangat berjasa bagi dunia masa kecilku. Dari keduanya, aku mengenal dunia penuh imajinasi dan keseruan bermain. Dari film kartun ini pula, aku mengenal dunia Jepang dengan segala keunikan yang ada didalamnya.

Asyiknya bermain salju dapat turut kurasakan saat menonton Doraemon, Nobita dan teman-temannya yang sedang sibuk membuat bola-bola salju untuk membangun snowman. Dari bola-bola salju kecil kemudian digelindingkan hingga terbentuk bola besar yang akan menjadi badan bagian bawah badan dari snowman. Kemudian bola salju kedua dibentuk dengan ukuran yang lebih kecil dari yang pertama, dan  menjadi badan bagian tengah dari snowman. Begitu selanjutnya dengan bola ketiga. Bola salju yang dibentuk akan berukuran lebih kecil dibanding dua bola salju sebelumnya. Bagian ini menjadi bagian kepala yang akan dihiasi dengan ranting dan dedauan sehingga menyerupai manusia dengan postur tiga bulatan. Diantara keseriusan membuat bola salju, juga diselingi dengan gelak tawa saat bulatan bola saljunya tidak bulat sempurna, bola salju itu mendarat di jaket tebal atau di wajah karena saling lempar  dengan teman-teman lainnya. Tak terbayang bagaimana keseruannya, main lempar-lemparan bola es di tengah kondisi hawa dingin.

Aksi Doraemon dengan snowman
Aksi Dora emon dengan snowman                                                                         sumber : dinulanakrusa.blogspot.com

Atau dengan isengnya mencampur butiran es itu dengan sirop manis yang ada meja dapur. Ahh gimana rasanya ya? Hihi penasaran tanpa abis dengan ciptaan Tuhan yang satu itu.

sirop and snow Courtessy : Desy Alfiana
Sirop dan segelas es salju, Ahh, apakah ini benar-benar akan nikmat?  Courtessy : Desy Alfiana

Akrab juga dengan komiknya? Yes. Mengenal Jepang lewat komik-komik serial cantik atau berseri yang saya pinjam semasa SMA dulu. Buku yang penuh dengan gambar yang banyak menyita waktu imajinasiku apakah memang orang-orang Jepang benar-benar secantik dan setampan seperti dalam komik-komik yang saya baca. Cerita detektif Conan, serial Candy Candy, Son Goku Dragon Ball, Ultraman, Kamen Rider, Sinchan dan Astro boy menjadi tontonan wajib setiap akhir pekan saat kecil. Bahkan saat ini, kebiasaan weekend menonton Son Goku, Dragon Ball di salah satu stasiun TV masih terulang jika sedang santai di rumah.

Keakraban dengan Jepang bertambah lagi saat saya kuliah. Cerita dosen-dosen saya selama mereka belajar di Jepang, tentang kegigihan dan pantang menyerah dari orang-orang Jepang menjadi suntikan semangat bagi saya untuk tidak bermalas-malasan saat belajar. Jauh dari kata malas, pekerja keras, sangat hormat pada sensei, mengutamakan kualitas, dan no cheating, nilai-nilai yang saya dapat serap dari cerita–cerita mereka.

Pernah, sekolah saya menerima kunjungan studi banding dari mahasiswi Jepang. Mahasiswi-mahasiswi tersebut jadi tontonan. Saya berasa lucu, melihat mereka seperti aktris-aktris Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia. Dengan kostum yang unik, wajah yang khas dan senyum yang familiar. Saya teringat pada beberapa wajah-wajah yang saya lihat di komik-komik serial cantik. Ahh Jepang memang penuh dengan keunikan.

Merasakan liburan musim dingin di negara 4 musim juga menjadi keasyikan  dan keseruan tersendiri yang merupakan salah satu impian sejak dulu. Jika ada kesempatan menikmati liburan musim dingin ke Jepang, ini beberapa pilihan tempat liburan musim dingin yang tak bisa ditinggalkan.

Mendaki Gunung Fuji hingga puncak (berharap diri kuat ^^)

Siapa yang tak kenal dengan Gunung Fuji. Gunung Fuji merupakan gunung dengan puncak tertinggi di Jepang. Gunung Fuji, gunung yang jadi kebanggaan Jepang dan menjadi sorotan pertama pendaki gunung maupun wisatawan. Terlebih buat saya sendiri, yang sangat mengenalinya karena sering menjadi foto latar di dekstop-dekstop warnet saat masa kuliah dulu.

Pemandangan Gunung Fuji dari jauh. Sumber : www.indonesiarayanews.com
Pemandangan Gunung Fuji dari jauh yang saya biasa liat di dekstop komputer.                              Sumber : http://www.indonesiarayanews.com

Gunung Fuji, gunung yang tampak angkuh menjulang sendiri di tengah dataran jepang dengan selimut putih menutupi sebagian puncaknya. Warna biru menjadi warna utama disertai awan yang berarak dan kecantikan bunga sakura menghiasi di tepiannya. Gambaran gunung Fuji yang saya biasa liat di layar dekstop.

Liburan musim dingin di Gunung Fuji menjadi salah satu wishlist sejak lama. Menikmati keasrian Gunung Fuji dan kehijauan di gunung yang banyak dipuja puji seluruh dunia. Untuk sampai kesana bisa ditempuh dengan menggunakan bus hingga sampai ke 5th station. 5th station adalah tempat para pendaki gunung memulai pendakiannya di Gunung cantik tersebut.  Dari kota Shinjuku perlu waktu 2 jam untuk sampai ke lokasi ini dengan menggunakan bus. Di 5th station banyak toko-toko yang menjual souvenir, dan kabar-kabarnya karyawannya juga ada yang bisa berbahasa Indonesia lho. Hmm, bisa tawar menawar harga gak ya? ^_^ Namun yang pasti, siapin fisik dulu sebelum ambil pilihan untuk naik sampai ke puncak.

Mengunjungi Jepang saat ini menjadi lebih mudah, ditambah syarat visa ke Jepang sudah dihapuskan. Bebas visa itu merupakan sebuah keberuntungan bagi penikmat jalan-jalan dimana pun berada.

Jalan-jalan menggunakan fasilitas bus sudah biasa. Yang menjadi tidak biasa adalah jalan-jalan menggunakan kereta. Dan lebih tidak biasa lagi saat setelah turun dari stasiun kereta langung sampai ke tempat tujuan wisata. Pemandangan yang hijau sepanjang perjalanan, suasana yang nyaman, keleluasaan jalur saat diperjalanan menjadi kelebihan bepergian dengan menggunakan kereta. Tokyo Rail Days bekerjasama dengan JR East menyediakan sebuah kemudahan dalam berwisata. Keduanya bersinergi dengan membentuk sebuah biro wisata yang mengandalkan kereta sebagai transportasi utamanya. Sebuah ide brillian untuk memuaskan dan memudahkan para traveller untuk lebih cepat sampai ke tempat tujuannya.

Bermain salju di Gala Yuzawa

Setelah berlelah-lelah mendaki gunung Fuji. Kini saatnya memulai kenorakan di Gala Yuzawa, sebuah tempat wisata musim dingin ski resort di Jepang.Gala Yuzawa merupakan surga wahana permainan salju Jepang yang tidak dapat ditinggalkan oleh pecinta wisata musim dingin. Dengan hanya 77 menit dari stasiun Tokyo menggunakan double decker shinkasen (kereta cepat Jepang), traveller sudah langsung sampai ke tempat ski resort ini. Bermain ski tentu hal yang tak bisa saya atau kamu tinggalkan saat musim salju. Iya bukan?. Berseluncur di atas salju dengan menggunakan papan seluncur atau alat ski, tertawa saat terpeleset jatuh merupakan kegirangan sekaligus kenorakan yang harus dilalui sebagai pemula seperti saya ^_^.

Ski Resort Gala Yuzawa Sumber: www.galaresort.jp
Ski Resort Gala Yuzawa Sumber: http://www.galaresort.jp

Tokyo Rail Days menyediakan paket kemudahan bagi para wisatawan dengan membuat 4 pilihan paket wisata. Pilihan paket wisata dengan pilihan berupa 1 day round trip gondola tiket, tiket pulang pergi, tiket untuk perlengkapan pakaian, dan tiket untuk perlengkapan alat ski. Penyediaan hotel juga lengkap bagi wisatawan yang ingin menghabiskan malam disana.

Gala Yuzawa
Gala Yuzawa

Pelayanan pembelian tiket wisata tersebut juga bisa dilakukan di agen travel di Indonesia. No need to worry, motto pelayanan mereka adalah EASY yang berarti mudah. Easy buy; mudah dalam proses membeli, Easy try yang menawarkan kenyamanan saat dalam perjalanan, dan Easy Go . Jadi berangkat dari Indonesia sudah siap dengan rencana perjalanan yang sudah tinggal dinikmati.

Gala Yuzawa
Gala Yuzawa

The Sapporo Snow Festival

Sebuah festival yang diadakan di sebelah utara Hokkaido. Jika berada di festival ini, saya akan bingung melihat bangunan es mana yang akan pertama kali saya kunjungi. Pameran patung-patung  es biasanya diadakan pada minggu kedua di bulan februari. Patung-patung es itu tidak hanya berbentuk tokoh-tokoh kartun dan anime Jepang tetapi juga bangunan-bangunan yang termasuk salah satu keajaiban dunia, seperti Taj Mahal  di India dan National Palace Museum di  Taiwan juga turut menjadi inspirasi para pemahat.

Sapporo Snow Festival yang menarik jutaan pasang mata
Sapporo Snow Festival yang menarik jutaan pasang mata. Sumber : http://www.intrepidtravel.com/au/japan/japan-winter-festivals-82257

Ice Waterfall Festival, The Sounkyo Hyoubaku Matsuri

Tidak terlalu berbeda dengan Sapporo Snow Festival, festival ini juga patut jadi pilihan. Sebuah festival musim dingin di kota Sounkyo yang menampilkan bangunan dan pahatan dari es di tanah seluas 1 hektar. Hmm, sangat luas bukan? Dengan lampu-lampu yang menghiasi serta kembang api menjadi suasana semakin semarak. Tempat ini bisa dikunjungi dengan turun di stasiun JR Kamikawa dan masih harus menggunakan bus menuju lokasi festival. Saat berkunjung kesana, akan terasa sangat kurang waktunya mengingat luasnya area yang ingin dilihat. Maka pastikan tidak melewati jadwal bus atau kereta terakhir untuk pulang atau jika tidak harus memilih untuk tinggal dan menginap disana.

Sounkyo Festival
Sounkyo Hyoubaku Matsuri yang eksotik.  Sumber : http://notesofnomads.com/sounkyo-ice-waterfall-festival/

Tidak melewatkan Winter Night View

  1. Mengunjungi Hakodate Christmas Festival

Spot cantik ini bisa dijumpai dengan menaiki kereta uap Christmas Fantasy dari stasiun Hakodateke dan stasiun Onomakuen untuk menikmati kerlap kerlip lampu di sepanjang sungai pada waktu malam hari.

Kerlip lampu malam di Hakodate
Kerlip lampu malam di Hakodate. Sumber : http://www.hakodate.travel
  1. Mengunjungi Kansai Kobe Luminaire

Kerlap kerlip lampu yang sangat menakjubkan mata menjadi pemandangan di malam hari. Melewatkan gemerlap lampu nan cantik ini akan membuat liburan musim dinginmu kurang seru. Dengan berjalan  yang tidak cukup jauh dari stasiun utama Kobe, pusat gemerlap ini akan memanjakan mata.

Kobe Luminaire
Kansai Kobe Luminaire. Sumber : global.ofweek.com
  1. Mengunjungi Shirakagawago

Shirakawago winter light- up adalah sebuah perkampungan tradisional jepang yang juga tidak bisa dilewatkan untuk singgah disana. Tempat ini bisa dikunjungi saat melewati stasiun Kanazawa dan Takayama. Kalo bisa memilih, saya sangat siap  untuk menginap disana, daripada melewatkannya begitu saja. Kamu?

Shirakawago
Shirakawago winter light-up . Sumber : bolducp.wordpress.com
  1. Mengunjungi The Otaru Snow Light Path Festival

Festival musim dingin yang selalu diadakan di bulan Februari di Otaru. Kerlip cahaya lampu malam dan patung-patung salju bagi seduhan ketenangan di tengah dinginnya malam. Festival ini umum diadakan selama 10 hari. Unga Kaijo area dan Temiyasen Kaijo area menjadi dua kota utama festival ini diadakan. Lokasi festival dapat dinikmati setelah berjalan selama 10 sampai 15 menit dari Stasiun Otaru.

Otaru
Kerlip lampu di Otaru Snow Path Festival . Sumber : http://www.japan-rail-pass.com/japan-by-rail/travel-tips/holiday-trains

So, liburan musim dingin di Jepang  paling ideal versi saya adalah mengunjungi semuanya ^_^ . Ideal itu kan defenisinya banyak ya, ideal di kantong, ideal selama perjalanan apalagi kalo harus ideal di hati. Urusannya bisa lebih panjang pasti hehe.

Ideals are like stars: You will not succeed in touching them with your hands, but like the seafaring man on the desert of waters, you choose them as your guides, and following them, you reach your destiny- Carl Schurz

Nah, liburan ideal itu bisa  dimulai dari banyak hal, :

1. Tiket pesawat yang murah, jadi memantau terus setiap ada promo harga dari maskapai penerbangan  adalah kewajiban. Untuk lebih mudah, daftar sebagai pelanggan mereka agar tidak keduluan orang lain.
2. Menggunakan transportasi umum yang murah  seperti liburan di Jepang, bepergian dengan menggunakan shinkansen dan Japan Rail Passes atau dikombinasikan dengan menggunakan bus akan mengurangi biaya pengeluaran
3. Membeli oleh-oleh dalam jumlah banyak dengan harga murah, ini wajib.Karena  buat saya gak mungkin pulang ke tanah air tanpa buah tangan
4. Membuat daftar perjalanan tempat-tempat yang akan dikunjungi
5. Membawa pakaian dan perlengkapan diri seefisien mungkin. Selain tidak menyusahkan diri sendiri, juga mengurangi beban hati teman seperjalanan ^_^
6. Menyisakan ruang untuk tempat  buah tangan agar tidak kerepotan saat pulang ke tanah air
7. Jangan lupa bawa kamera dan chargernya biar bisa narsis dan norak saat bertemu salju bisa kesampaian
8. Jangan lupa bawa hati yang lapang dan persiapan fisik yang fit karena akan melakukan liburan. Sakit saat liburan tentu gak asyik bukan? ^^

Nihon haa subarashii kuni desu. Japan is wonderful country. Liburan musim dingin di Jepang gak ideal buat saya saja. Tapi kamu juga, dan juga untuk setiap orang. Itsuka nihon wo otozure tai, I’d like to visit japan one day.
Kalo kamu? ^_^

Gala Yuzawa merupakan salah satu tempat yang direkomendasikan bagi para turis yang ingin merasakan kegembiraan liburan musim dingin di Jepang. Ski resort ini hanya berjarak 77 menit dengan shinkansen dari stasiun Tokyo. Mencapai “snowy wonderland” ini tidak perlu mengganti kereta karena dengan shinkansen bisa langsung tiba di Gala Yuzawa Ski Resort. Jadikanlah Gala Yuzawa sebagai salah satu tujuan wisata kamu apabila berlibur ke Jepang.

Gala Yuzawa
Gala Yuzawa

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Gala Yuzawa dapat mengunjungi website resmi: http://www.jp-rail-id.com/products/gala-yuzawa/ dan
Facebook page:       https://www.facebook.com/id.jprail atau Facebook JR East di https://www.facebook.com/id.jprail serta website resmi di  http://www.jp-rail-id.com/ untuk info lebih lengkap mengenai Gala Yuzawa dan JR Raildays.

my ideal japanese winter vacation

berpartisipasi dalam “My Ideal Japanese Winter Vacation” Blog Competition [3]

JR East (Tokyo Rail Days) Official Website

Referensi :

http://www.japantravelinfo.com/blog/the-sapporo-snow-festival/

http://www.intrepidtravel.com/au/japan/japan-winter-festivals-82257

http://www.japan-rail-pass.com/japan-by-rail/travel-tips/holiday-trains

http://www.japan-guide.com/e/e6706.html

http://www.jtbgmt.com/en/plan/hokkaido_04/

Advertisements

60 thoughts on “Youkoso, Menikmati Liburan Musim Dingin ala Jepang

  1. waktu suami pulang dr Jepang n pamerin foto2 bareng salju, duh jadi sirik banget deh.
    kayaknya main salju tuh seru banget yaa…
    semoga sukses buat lombanya ya Des, mudah2an beneran bisa main salju di Jepang 🙂

  2. Indahnyaaaa……Salju2 yang bisa dibentuk apapun…..ih mupeng banget aku hehehe
    enak ya, kalo ke situ, cukup bawa sirop saljunya tinggal ambil aja sepuasnya hihihi….

  3. Keren euy, belum ketemu salju aja udah jago buat tulisan ttg salju, good imagination!
    Semoga menang n bisa ngerasain minum sirop langsung pake es serut dari salju ya, hahaha 😀
    Amiinnn, :))

  4. Hemm.. Jepang doesn’t always look nice. There are lots of bad things as well. Probably to see these parts, you need to see Japan by yourself.. so I will pray for you to success in the competition and achieve the award.

    You should go to see there, it is nice but at the same time, it is also not nice.. well, every place has always two sides

    1. Thank you for visit. Life gives a good and bad one, and i believe there is always have a positive perspective as well . Thank you for the comment anyway Mr. anton ^^

  5. mau ikutan, tapi info lengkapnya dimana? itu dalam foto kecil banget tulisan ga bisa dibaca kalo di zoom malah blurr…

  6. Pengen banget Mbaaa ke Jepang 😥 Pengen minum salju pake sirop juga hahaha… itu subarashi i-nya harusnya dua, kuni-nya satu, ituka harusnya itsuka, hehehe

    1. semoga qt punya kesempatan kesana ya Una :* hehe klo urusan sirop dan salju jgn lupa juga yak ^^ hahaha, ketauan deh begonya ya, udah copas masih aja salah, tq koreksinya ya Una :*

  7. desi,, aku juga pengen banget ke jepang, apalagi waktu lihat foto koleksi pribadi mbak dame.. hiks.. tapi kalau kesana musim dingin takut pilek ah.. hahaha

Comments are closed.