Writing Contest

Air Asia, Pemilik Sepasang Sayap Pengubah Hidupku

 

perjalanan ini mengubah kehidupan saya
perjalanan ini mengubah kehidupan saya

 

Bagaimana Air Asia mengubah hidup saya?.. cerita perjalanan ini membawamu pada kisah perjalanan saya ke sebuah Negri Malaka. Sebuah negara yang memiliki bendera dengan logo bulan bintang berdasar warna biru, dengan background besar strip warna merah putih, seperti warna bendera kita. Tahun 2011, Air Asia membawa saya dengan sayap gagahnya ke negri tersebut. Perjalanan ini memberi pengaruh dalam mengubah kehidupan saya.  Begini efek samping yang ditimbulkan sodara sodara 🙂

1. Menghargai orang lain tidak hanya penampakan luar

Sesampainya di bandara LCCT Malaysia, saya dan penumpang lainnya mengantri untuk mendapatkan stempel masuk di paspor hijau. Disana saya ketemu seseorang dengan penampakan berantakan yang memiliki wajah keturunan India. Awalnya, saya malas untuk menjawab sapaannya. I’m  a new comer, be careful to the stranger, batinku mengingatkan. Kayaknya ada aura positif yang menunjukkan bahwa dia adalah orang baik, percakapan antara kami juga terjadi. Dan di waktu lain, masih di negeri itu, saat hendak berkeliling ke twin tower, saya dan teman saya naik taksi, sopir tersebut kebetulan punya wajah dan berpenampilan rapih, dan ternyata dia membawa kami dengan rute yang berkeliling-keliling agar argo taksi nya naik. Hmm, memang budi baik tidak dapat disimpulkan dari penampilan luar saja. Tapi tetepp, kehati-hatian itu harus jadi prinsip awal jika berada di tempat baru.

sumber disini
sumber disini

2. Patuh pada warga lokal jika berada di tempat baru

Kesalahan fatal yang saya lakukan saat berkunjung kesana adalah tidak patuh pada pesan puan yang dikenalkan oleh teman saya. “Belilah kartu baru di dalam bandara, saat mengantri, jangan setelah keluar dari antrian, harganya akan jauh lebih murah jika dibandingkan beli di toko-toko bandara”. Dan benar, kesalah itu membuat saya merogoh kocek saya dan mengikhlaskan 30 RM saya melayang hanya demi sebuah kartu yang saya bisa beli dengan harga 5 RM. Ya, salah sendiri ya, udah dibilangin malah ngeles. Alhasil risiko harus saya  terima dan tanggung sendiri ya sodara sodara. :(.

Tuh kan, kan gak dengerin sih, just meme
Tuh kan, kan gak dengerin sih, just meme, sumber disini

3. Membuat saya lebih mencintai kedua orangtua

Pergi ke tempat baru, menakdirkan kita untuk ketemu orang-orang baru. Perlakuan dan sikap yang menurut saya berlebihan dari orang baru, membuat saya selalu teringat kedua orang tua saya. Rasa berbakti itu makin subur tumbuh saat berada jauh dari mereka.

GoEnglish_com_AbsenceMakesTheHeartGrowFonder
Distance makes the heart grow fonder

4. Meniru kebaikan

Banyak nilai-niai kebaikan saya temui ketika berada di negri Malaka ini. Anggapan-anggapan negatif tentang negri ini membuat saya mengatakan bahwa negri Malaka tidak se-negatif yang kita sebutkan bagi mereka. Sikap disiplin, smart, straight to the point menjadikan negara ini lebih maju. Gak salah dong kalo kita meniru sikap positif tersebut.

5. Meningkatkan kemandirian dan keberanian saya

Saat pertama memutuskan untuk berangkat sendirian kesana, mengubah pandangan saya tentang apa yang disebut takut. Takut itu kita yang ciptakan. Jika kita sukses membentuk ketakutan dalam diri, anda sukses untuk membuat ia lebih besar dan lebih besar lagi. Keluarga khawatir pasti, namun saya menyalurkan energi positif bahwa negri ini masih dekat dengan Indonesia, kita juga masih daam satu rumpun, tdoakan saya dan titip saya pada Tuhan Mak, begitu saya menenangkan Ibu. Sejak momen itu, ibu lebih tenang dan lebih bisa kompromi kalo saya mau pergi sendirian menapakkan kaki di tanah baru.

6. Mengajarkan saya untuk tidak buang sampah sembarangan

Sightseeing sepanjang jalan di negri ini mengajarkan saya, bahwa betapa ibu pertiwiku tercinta masih berada di urutan bawah negri ini untuk urutan kesadaran buang sampah di tempatnya. Di sepanjang jalanan umum, saya gak ketemu sampah bertebaran, sudah terkumpul di tempat sampah. Jalanan begitu bersih  sodara sodara.

Sejak saat itu,  saya selalu menyimpan dan membawa sampah kemana-mana, jika saya belum ketemu tempat sampah untuk sampah bawaan saya sendiri.

Tuuh liat, jalanannya bersih kan?
Tuuh liat, jalanannya bersih kan?
Saat liat sungai bersih ini, saya teringat sungai Ciliwung 😦

7. Gapailah ilmu dan beri yang terbaik untuk dunia

Ikut berpartisipasi dalam sebuah Poster Competition saat itu, membuka mata saya lebar-lebar bahwa, ilmu yang saya miliki masih sangat sangaaatt cetek banget. Huwaaa, pengen garuk-garuk buku. Saya tidak menang dalam kompetisi tersebut, ilmu memang untuk di kompetisikan, tapi saya membawa ilmu baru bahwa  energi untuk mendapatkan ilmu dan  memberi yang terbaik harus tetap menyala dalam kehidupan saya selanjutnya.

change my life
8. Buka hati untuk setiap perbedaan

Berada di tempat baru, otomatis kita akan bertemu dengan orang baru, perbedaan baru, cara pandang baru dan kebiasaan yang baru. Untuk bisa nyaman dan bisa bertahan di tempat baru kita harus bisa buka hati dengan setiap inci perbedaan yang kita temui di tempat baru dengan orang yang baru pula. Oiya, ada satu lagi, harus bisa beradaptasi dengan jenis makanan yang tidak biasa untuk lidah kita. Memahami bahwa perjalanan adalah sebuah bentuk penerimaan tingkat tinggi pada hal baru, membuat kita dengan mudah betah untuk tinggal di tempat baru. Begitu juga dengan yang saya alami, kamu juga dong? :).

mari buka hati pada setiap perbedaan
mari buka hati pada setiap perbedaan

Ini cerita saya bagaimana perjalanan dengan Air Asia yang mengubah kehidupan saya.
Bagaimana Air Asia mengubah kehidupanmu?.. Coba tuangkan ceritanya di blogmu dan colek saya ya 🙂

air asia change my life

 

Advertisements