Writing Contest

Pelarian ke Pantai Nusa Dua

Bli Tutde, jadi gak besok?
Iya nih, bisa gak bli?
Iya, iya, bisaaa tergantung besok, kalo bener-bener free, kita capcus ajaa
Okeeee sipp.
Janji ya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore. Peserta seminar sudah mengambil langkah pulang. Hanya tinggal satu dua yang masih bernarsis ria di backdrop seminar. Setelah beberes meja, kuayunkan langkah menuju kamar hotel yang letaknya di wing yang berlawanan arah dengan ruang seminar.

Make sure bahan presentasi terbaca peserta dengan baik. Salah satu kesibukan disana :)
Make sure bahan presentasi terbaca peserta dengan baik. Salah satu kesibukan disana 🙂

Sudah 2 hari berada di kota sejuta turis ini, namun belum juga terkena resonansi kecantikannya. Hahaha..emang lagi gak boleh ngarep lebih kali ya, hehe. Jadwal sudah ditetapkan.  Di Kota ini hanya tiga hari. Esok sore sudah harus cuss pulang. Waktu kerja memang sangat padat dan full time.  Fiuuhh, sabar-sabarrrr.

Pagi terasa sangat cepat datangnya. Masih mengantuk, karena tadi malam begadang menyelesaikan urusan seminar. Tapiii.. ada yang berbeda pagi ini. Horeeeee, Mood langsung berubah. Kalo jadii.. hari ini Tutde dan kawan2 berjanji bawa jalan-jalan keliling pantai Bali. Seruuuu, can’t waittt :D.

Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang, saya, Eca, Nadia, Tutde, dan teman lainnya sudah saling lirik2an. Meskipun pertemuan yang singkat, dua hari jumpalitan saling bantu di seminar menjadi bumbu yang ngebuat kami berlima ngebelend jd satu.  Hehehe.. dasar anak muda. “Harus jadi”. Kayaknya sorot mataku memantapkan hati Bli Tutde untuk turun duluan. Apalagi klo bukan guna nyiapin mobil untuk parkir di dekat ruang seminar.

satu persatu kami mulai menghilang dari ruang seminar. Acara seminar yang pesertanya skala internasional ini akan ditutup pada pukul 4 sore nanti. Jadi waktu yang hanya tinggal 2 jam, harus termanfaatkan dengan baik. Setelah memastikan setiap keperluan semuanya pada tempatnya, saya berjalan turun dan berlagak tidak terjadi apa2 di hadapan panitia lainnya. At last, bergabung dengan teman lain yang sudah duduk manis di dalam mobil. Hoorayyy, alhamdulillaahh.

JALAAAAANNN Bliii.. teriakku 🙂
Klo lagi girang emang suka kelewatan saya hehehe.

Pantainya tidak terlalu jauh dari lokasi seminar, tapi kalo dibawa jalan pake kaki, gempor juga. Betis bisa naik beberapa senti sodara sodara, hehehe. Bersyukur dikasi teman yang baik hati disini.

Bau-bau pasir dan aroma laut sudah tercium dekat di hidung saya. Hmm… tak sabar saya menjejakkan kaki.

bali1
Tuuhh, daun-daunnya sudah mengajak saya datang kan :).

Setelah ketemu tempar parkir yang okeh, langsung deh nyerbu pantai. Waaaaaa…. ada wangi bebas disana. Berasa stress tiga hari itu, terbayar sudah. Pantai Nusa Dua sungguh cantik. Laut biru tampak tak berbatas. Pasir putih sepanjang pantai menyegarkan mata.

bali2
aseekkkk, ketemu tempat lari – lari 🙂

Momen ini pasti akan kurang memorablenya kalo gak diabadikan dalam jepretan kamera. Pasti belum lengkap. Tadaa… here we were 🙂

bali3
Rekam Jejak di Pantai Nusa Dua
Meski bajunya masih resmi banget, apa sih yang nggak demi lari2 di pantai
Meski bajunya masih resmi banget, apa sih yang nggak demi lari2 di pantai

Siang yang terik di tepi pantai, bisa diademin sama minum yang seger-seger. Nah, Liang Teh Cap Panda bisa jadi andalan. Adem di tenggorokkan. Dan lebih nyesss lagi, kalo pilihannya Liang Teh Cap Panda yang grass jelly alias cincau. Adem di tenggorokan, perut dan NYEEEESSS… adem ampe atii :).

Payung itu penting buat ngademin luar tubuh, nah klo buat ngademin dalam tubuh ya LIANG TEH CAP PANDA
Herbal Tea, Liang Teh Cap Panda Grass Jelly

Berpindah spot foto  dengan ganti2 pose, tak terasa waktu yang memang tidak lama ini habis sudah. Estimasi waktu pulang, pukul 15.30 WITA sudah harus berada di kursi panitia lagi. Berada di posisi yang enak dilihat sama panitia lainnya, hihi. Kami pun bergegas pulang.

Alhamdulillah, waktu yang diperkirakan cukup jitu. Kami sampai di ruang seminar pukul 15.31 WITA. Lebih satu menit, semoga tidak berakibat buruk :). Dalam hati teriak kegiarangan masih berseru. Seolah sekejap keseruan itu tersimpan sejenak, ditelan kesibukan untuk prepare penutupan seminar dan cuss pulang ke Jakarta.

tips jalan ke pantai

Oiya, berikut beberapa tips dari saya biar jalan-jalan ke pantaimu lebih OKE
1. Bawa kacamata agar mata tidak silau saat matahari terik
2. Topi pantai juga dapat jadi alat pelindung wajahmu
3. Jangan lupa pake sunblock, panas Bali ampe 32 derajat katanya, khususnya buat cewek2 yang gak ingin kulitnya rusak, uhuy 🙂
4. Pakai pakaian dan sandal yang nyaman
5. Bawa Liang Teh Cap Panda untuk minuman andalan saat cuaca panas
6. Jangan buang sampah sembarangan. Mari jaga bumi sis bro 🙂
7. Tambahan lagi, saat berenang di pantai perhatikan tempat sekitar, dan jangan berlama-lama dengan pakaian basah karena air laut
8. Yang terakhir, cari spot yang tepat dan sepi, kalo kalo sis bro mau teriak di tepi pantai, Hahaha ini mah buat galau-ers ya 😉
9. Eh ada satu lagi ding, set waktu dengan baik, biar jalan-jalanmu gak mepet2 kayak saya, hehe.
10. Tambah satu lagi :), jangan lupa foto2 ya 🙂

Okaayyy, semoga liburanmu  di pantai cantik manapun di penjuru dunia jadi menambah cantik juga diri dan hatimu.

Selamat berlari-lari di pantai Indonesia 🙂

panda3

Credit Gambar :
1. bahasa.aquila-style.com
2. www.mycutegraphics.com
3. fashionisztajns.blogspot.com
4.
pixabay.com

 

Advertisements

2 thoughts on “Pelarian ke Pantai Nusa Dua

Comments are closed.