Friends

Terserah

Bukan satu dua bulan aku mengenalmu
Kuharap juga kamu
Tapi, lebih dari satu dua tahun
Bahkan hampir genap jari di dua genggaman tanganmu
Menghabiskan hari di tanah rantau ini
Rasa dekat itu makin hadir
Akibatnya, harapku semakin dalam padamu
Semua asa dan rasa
Tak terasa, tumpah ruah begitu saja
Rasa itu bertansform hebat
Bukan sahabat, tapi lebih dari itu
As a family..
Berjuang di tanah rantau ini,
Kita sama-sama paham dan kenal dekat dengan kata untuk bisa terus bertahan dalam keterpurukan
Tak jauh dari kata gampang atau mudah,
Terkadang rajin menyapa,
Namun, terkadang salam say good bye juga
Aku, kamu, pernah seia sekata pada jalan juang berbatu itu

Harapku labirin jiwamu bisa kenaliku
Harapku engkau bukan peredam jiwa
Harapku, sebaliknya, engkau menjadi letupan bagi nyala jiwa
Harapku, engkau akan dan bahkan telah paham sisi hitam putih diri
Harapku, sebuah kesalahpahaman ini tidak akan membesar dan semakin menganga
Harapku, engkau bisa berdiri disebelahku mengayomi ketidaksinkronan ini
Harapku, engkau tidak menyulut dan menyalakannya dalam ketidakberdayaanku
Harapku, engkau mampu pahami diri penuh cela ini

BUT…

Life has a lot of surprises
Begitu kuatkah hamba dihadapan Tuhan?
Allohku itu…, menganggap aku seorang insan yang sangat kuat untuk melewati ini
Sebuah surprise, yang membuatku menegasikan arti dari sebuah persahabatan
Sebuah surprise, yang sebagai manusia aku mengharap satu salah paham tidak kau ubah menjadi hitam utuh,
ibarat secangkir kopi yang konsentrasi pahitnya tingkat tinggi hingga tak seorang pun mau sekedar mencicipi, bahkan baunya saja membuat enggan.

Shocked tingkat mahameru dewa, and pengen teriak, tapi itu tak terjadi..  aku hanya duduk, terdiam, kaku menguasai, tangan dingin, merasa orang nelangsa sedunia, ditikam dari belakang oleh sahabat sendiri, seakan menari dan tertawa pada sebuah kondisi yang kuberi nama luka.  Astaghfirullooohhh, dan ini bukan bunga tidur, ini real terjadi.

Terdiam..
Menatap layar handphone
Membuat aku semakin sadar
Bahwa semua adegan sudah berlalu
Inginku menambahkan satu adegan lagi
Meluruskan yang sudah terjadi
Namun, saat ini aku lebih memilih adegan pergi saja
Pergi dengan meninggalkan kesalahpahaman yang ada
Terserahlah…

” This is the part of me
That you’re never gonna ever take away from me, NO
I just wanna throw my phone away
Find out who is really there for me
You ripped me off,
Your love was cheap
It was always tearing at the seams,
I fell deep, you let me down,
But that was then and this is now
Now look at me!”

you’re never gonna ever take away my soul

Advertisements

2 thoughts on “Terserah

Comments are closed.