win contest · Writing Contest

Tak Kenal Hiatus Cinta

Cinta tanpa hiatus, dulu aku sering bertanya, apa benar adanya cinta tanpa jeda itu?. Banyak teman mengumbar ungkapan cinta, “cintaku tanpa jeda, tanpa akhir, cintaku akan menemanimu hingga akhir zaman, begitu kata mereka. Ungkapan itu tidak hanya disampaikan kepada pasangan jenis, tapi terlebih kepada seorang wanita mulia yang sudah diberi anugerah untuk mengandung selama 9 bulan, atau kepada seorang lelaki tangguh yang sudah diberi tanggungjawab menjadi seorang ayah. Ungkapan cinta yang bisa diungkapkan kepada siapa saja yang ingin dicintai.

banner-GA-Cinta-Tanpa-Hiatus-298x300

“Cintaku padamu tanpa hiatus”.

Begitu kata-kata sang pemuja dan pendamba romansa mengungkapkan rasa cintanya. Rangkaian kata yang dapat melambungkan asa setinggi-tingginya, dan sunggingan senyum tanpa jeda disetiap waktu ketika teringat momen itu.

Namun, “benarkah cintamu padaku tanpa hiatus?”.

Tak perlu bantahan dan sanggahan darimu, mengapa aku selalu tak percaya pada kata-kata romansa itu. Jujurlah…, bahwa cintamu padaku atau cintaku padamu memerlukan jeda. Terkadang kita butuh tanda koma bukan?..

Coba sejenak ingat,..

Pernah, aku sengaja tidak mengucapkan selamat di hari ultahmu, karena satu dua kekesalanku padamu,

Pernah, aku lupa menyiram bunga di halaman,

Pernah, aku lupa menelpon kembali ibu karena masih sibuk dengan jam ngajar,  atau karena rapat di kantor dan beliau masih menunggu hingga malam,

Sering, aku tidak membalas pesanmu dengan sigap karena pekerjaan kantor yang lebih mendesak

Masih banyak daftar kesalahan yang telah kuperbuat. Aku hanya ingin mengucapkan ini dear, aku tak punya kata-kata yang membuatmu melambung tinggi atau kata-kata yang membuat melting hingga selumer-lumernya.

Setiap pecinta butuh tanda koma, begitu juga aku, demikian juga kamu.  

Tanda koma, sebuah momen perenungan, momen kontemplasi, momen berhenti sejenak untuk para pecinta untuk kembali merasakan bara cinta yang pernah dirasakan dulu saat pertama kali ungkapan cinta itu diutarakan, jeda untuk memugar cinta yang mungkin pernah dihinggapi cinta lainnya, jeda untuk memberi pengertian baru  pada jenis cinta yang baru, sebagai pembelajaran baru untuk bisa lebih baik mengungkapkan bentuk cintaku padamu.

Saat ini, aku beranjak sejenak dari cintaku  untuk terus menulis, kamu tau kan, aku cinta menulis.  Namun, sejenak.. aku beri jeda. Ada suara adzan yang memanggil. Aku penuhi rakaat cintaku dulu. Cinta yang kukenal ini, CINTA TANPA HIATUS. Cinta pada pemilik cinta yang sudah menitipkan cinta ini dihati. Cinta yang ia amanahkan untuk kutebar pada ibu, pada ayah, padamu dan pada seluruh alam.

Advertisements

15 thoughts on “Tak Kenal Hiatus Cinta

  1. owalaaahhh…kirain tadi pakdhe salah ketik.. hiatus apaan sihh?? pikirku.. ternyata tanpa jeda to… keren mbak moga2 kita bisa selalu cinta pada NYa ..amiinn 🙂

Comments are closed.