Love Life · Writing Contest

Surat Untukmu.. Dearest

Kusebut Namamu dalam Ijab Qabul 1

Assalamualaikum dear.. belahan jiwa, apakabarmu disana?.. Semoga hari ini dan insy hari selanjutnya dalam keadaan sehat dan dalam lindunganNYA.

Dear jodohku.. jika tiba masa itu untuk kita, mengenakan mahkota dengan gelar baru sebagai pasangan suami istri, izinkan aku sampaikan beberapa permintaan padamu:

Permintaanku yang pertama,

Mohon cintai aku setelah Sang Pemilik kehidupan dan ibumu tercinta. Tempatkan  Sang Pemberi Cinta untuk menjadi prioritas utama dan berada di urutan pertama, IA lah yang menitipkan cinta syahdu ini di hati kita yang tidak bertuan. Dengan kasih sayangNYA kita bisa merasakan salah satu kenikmatan dunia yang insy akan menjadi bekal untuk akhirat kita kelak.  Dan jadikan ibu sebagai  labuhan cintamu yang kedua, wanita mulia yang sudah medidikmu sedari kecil hingga saat ini. Prilaku baikmu pada ibu juga sebagai ucapan terimakasihku padanya, bahwa ia telah mempersembahkan seorang pangeran terbaiknya untuk menjadi pemimpin dalam kehidupanku. Saya siap engkau tempatkan di urutan ketiga, orang yang engkau cintai setelah ibu.  Semoga ridho dan restu dari ibu menjadi cahaya membawa berkah dalam kehidupan kita.

Permintaanku yang kedua,

Dear.. Engkaulah jodoh yang IA kirimkan untukku. Dan akulah insan yang Tuhan takdirkan sebagai tulang rusukmu. Tulang rusuk ini, sekarang sudah bermuara,  kita sudah saling menggenapi. Jadikan aku sahabatmu untuk berbagi, mengarungi hidup dengan bersisian dan  bukan sebagai alasmu. Saling menghormati dan menghargai setiap impian yang sudah menjadi cita-cita kita sejak dulu. Mungkin saja.. kita banyak memiliki perbedaan, dan memang benar, perbedaan itu adalah fitrah. Semoga kita bisa saling belajar untuk menyikapi dengan baik dan bijak setiap perbedaan itu.

Permintaanku yang  ketiga,

Dear.. Izinkan aku mewarnai kehidupanmu dengan kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri. Setiap kelebihan yang aku punya, semoga itu dapat menjadi jalanku untuk menghargaimu, dan semoga setiap kekurangan dan hitam diri dapat bermetamorfosa menjadi lebih baik seiring bertambahnya kebersamaan kita.

Permintaanku yang keempat,

Dear.. menikah denganku, berarti engkau juga menikahi keluargaku. Kedua orangtuaku, abang dan adik-adikku, dan keluarga besarku juga akan menjadi keluargamu, mereka adalah orang-orang yang juga harus kau cintai. Terima dan pahami mereka dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada.

Permintaanku yang kelima,

Dear.. entah kenapa aku punya impian, bahwa kelak suamiku berkenan menyanyikan sebuah lagu untukku. Semoga kamu berkenan ya :). Lagu itu,lagu yang dinyanyikan oleh Maher Zain. Mau tau judulnya apa?. Mau tau aja atau mau tau banget? Hehe. Itu tuh yang judulnya, For The Rest Of My Life. Semoga kamu bisa memenuhi permintaaku yang kelima ini. Maaffkan jika aku terkesan memaksamu :). Thanks a lot before dearest. Tau kan lagu yang mana?. Yang ini lho 🙂

Dear..

Saat ini, aku sudah tak kemana-mana, sedang duduk disampingmu, menemanimu membaca surat ini lagi. Sesuai dengan permintaanmu..

Alhamdulillah, di hari yang penuh bahagia dan indah ini, hari ijab dan qabul terucap darimu untukku. Mari mulai melangkahkan kaki di ranah yang kita berdua tak pernah jejaki ini, memulai dengan namaNYA, mengemban  mahkota  yang selalu diimpikan ini dengan gelar yang sarat hak dan kewajiban. Baik aku dan kamu, mari terus memperbaiki diri menjadi pasangan yang baik satu sama lain mengarungi hari-hari  kebersamaan dalam nama dan ridhoNYA.

Selamat datang dalam kehidupanku..

Your dearest

 

Calon istrimu

 

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Kusebut Namamu Dalam Ijab dan Qabul

Advertisements

6 thoughts on “Surat Untukmu.. Dearest

Comments are closed.