Writing Contest

E-learning Sebagai Solusi Untuk Mencapai Pemerataan Pendidikan

E-learning

E-learning merupakan singkatan dari electroning learning yang merupakan proses belajar dan mengajar cara baru yang menggunakan komputer dan koneksi jaringan sebagai nyawa dalam proses pembelajarannya. Sistem pembelajaran ini awalnya diperkenalkan oleh Universitas Illinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Saat ini universitas tersebut, masih dan terus menerapkan sistem pembelajaran ini. Kuliah, kuis, pekerjaan rumah bahkan ujian dilakukan dengan sistem online. Sistem pembelajaran ini juga diterapkan hingga tingkat master/pasca sarjana, yang nantinya perolehan ijazah juga dilakukan dengan mengirimkannya dengan  menggunakan jasa internet.

Metode pembelajaran tradisional atau disampaikan face to face mengharuskan untuk guru dan siswa berada dalam satu ruangan yang sama dan waktu yang sama. Sedangkan pada metode e-learning, siswa tidak perlu duduk manis dibelakang meja atau guru juga tidak perlu berdiri wibawa di depan kelas agar proses belajar mengajar terjadi. Siswa hanya perlu mengakses pelajaran melalui website yang telah difasilitasi oleh guru/sekolah. Hal ini bisa dilakukan oleh siswa dimana saja dan kapan saja secara mobile.

Metode e-learning yang awalnya dikenal tahun 1990 dan terus booming sejak tahun 1997 semakin memperlihatkan posisi pentingnya saat ini. Informasi menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi, terlebih pada pendidikan yang juga merupakan kebutuhan mutlak dalam hidup. E-learning tersebut tidak hanya berisi modul-modul pelajaran, tetapi diperkaya dengan perpaduan  multimedia, video streaming, serta penampilan interaktif.

koneksi-internet

sumber disini

Manfaat e-learning bagi guru

Dengan e-learning, kesempatan guru untuk berinteraksi dengan siswa menjadi lebih intens. Pada metode pembelajaran tradisional, face to face, guru biasanya hanya bisa bertemu dengan siswa dengan mata pelajaran yang sama hanya sekitar satu atau dua kali dalam seminggu. Sedangkan pada metode e-learning guru bisa mengirimkan artikel/topik bahasan dua atau tiga hari sebelum jadwal kelas  dan membahasnya secara lebih mendalam pada waktu jadwal yang sudah ditentukan.

Guru memperoleh kesempatan lebih luas dalam menambah wawasannya untuk meningkatkan keilmuannya dengan mengikuti perkembangan terkini. Dengan metode ini, guru juga dapat lebih meningkatkan pengembangan dirinya dalam menyampaikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya.

Guru dapat mengajarkan ilmu dan kreatifitas yang dimilikinya lebih luas kepada lebih banyak siswa dengan cakupan wilayah yang lebih luas juga dengan waktu yang tidak mengikat bagi guru.

Manfaat e-learning bagi siswa

Pada metode e-learning, siswa menjadi lebih banyak terlibat dan mengambil tanggung jawab pada pelajaran yang sedang dipelajarinya. Pada metode proses mengajar yang ‘face to face’ terkesan terkadang justru guru-lah yang bersemangat untuk menyampaikan ilmunya, dan posisi siswa hanya sebagai pendengar, yang lumrahnya siswa lebih suka menjadi pendengar pasif.

E-learning menjadikan siswa lebih interaktif. Kemampuan visual sangat membantu siswa dalam menyerap pelajaran dan juga mempengaruhi prestasi akademik siswa. Terdapat beberapa website yang memuat konten pelajaran dimana si pengguna atau siswa bisa mengikuti pelajaran sesuai dengan level atau kelasnya. Konten yang beraneka warna dan interaktif  dari website tersebut juga bisa dipilih berdasarkan  materi yang pengguna sukai mulai dari lingkup matematika, bahasa, komputer, ilmu pengetahuan alam, bahkan hingga materi tentang lingkungan, dan kesehatan. Siswa terus diasah kemampuan visual dan auditorialnya yang menurut penelitian lebih menunjang untk mendorong prestasi siswa.  Keingintahuan siswa terhadap suara asli, animasi, film yang mungkin terjadi karena keterbatasan guru dapat tergantikan melalui aplikasi-aplikasi yang terdapat pada metode e-learning.

Siswa menjadi memperoleh kesempatan secara lebih luas tanpa ketinggalan satu atau dua topik pelajaran yang dimungkinkan karena kondisi tubuh yang kurang fit, atau karena keperluan penting dan mendesak. Siswa dapat mengakses kembali ataupun dapat mengakses secara berulang-ulang pelajaran karena sudah tersedia di website atau membuka kembali email yang sudah dikirimkan oleh guru. Sakit, izin, atau alfa tidak menjadi persoalan lagi baik bagi siswa maupun guru.

Siswa juga tidak perlu khawatir jika memiliki kesulitan dalam belajar, mereka bisa langsung menghubungi guru atau pengajar dengan berbagai macam bantuan jenis komunikasi yang bisa saja melalui email, skype, facebook, atau langsung bertanya kepada online helpdesk dari website tersebut.

Siswa tidak ketinggalan dengan informasi-informasi yang berkembang saat ini sehingga dapat menunjang ilmu pengetahuan yang dimilikinya.

Kefektifan Pembelajaran

Metode e-learning ini hanya akan bisa berlangsung efektif jika didukung juga dengan koneksi internet yang cepat dan stabil. Kefektifan metode ini juga memerlukan jaringan internet yang mampu menjangkau cakupan wilayah dengan lebih luas.  Kualitas jaringan XL yang handal menjawab kegelisahan ini. XL yang sudah beroperasi sejak tahun 1996, telah meluncurkan XL 3G yaitu layanan telekomunikasi seluler berbasis 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia. Paket internet HotRod 3G+ dari XL merupakan paket internet dengan kecepatan 7,2 Mbps yang dapat dinikmati dengan paket pilihan tarif harian, mingguan, sampai bulanan. Paket internet HotRod 3G+ dapat menjadi pilihan bagi pengguna/siswa e-learning.

XL

Komitmen XL sebagai consumers solution terpancar juga dalam program peningkatan kualitas pendidikan secara nasional melalui program Komputer untuk Sekolah (KuS). Program yang telah dimulai sejak tahun 2009, telah membantu pemberian komputer ke 186 sekolah di seluruh Indonesia. Program bantuan ini juga menyediakan modem internet dan gratis akses internet selama satu tahun. Program KuS ini juga meliputi pelatihan komputer bagi guru, pelatihan e-learning, pengenalan internet sehat, dan aplikasi Sistem Informasi Sekolah Terpadu yang menunjang proses komunikasi antara guru, murid dan orang tua murid.

Metode e-learning yang didukung dengan fasilitas internet handal dari XL merupakan cara efektif dalam upaya meningkatkan keefektifan proses belajar mengajar ini. Upaya ini juga merupakan salah satu langkah nyata  dalam upaya pencapaian pemerataan  pendidikan di Indonesia.

Sumber referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_elektronik

www.news.illinois.edu/news/08/1126elearn.html

http://guraru.org/info/manfaat-e-learning-dan-pentingnya-keterampilan-guru/

http://www.indonesiaberprestasi.com

1474440_627292684000484_1967180256_n

Advertisements

6 thoughts on “E-learning Sebagai Solusi Untuk Mencapai Pemerataan Pendidikan

  1. E-learning, di univ terbuka juga banyaknya pake sistem e-learning yah skg..
    cuma yaa itu jaringannya kudu kuat..
    kalo tinggal di pedesaan rada pelit sinyal 😀

    Sukseees yahh buat kontesnyaa ^^

Comments are closed.