win contest · Writing Contest

Nekat on (Last) Vacation

Jadi anak baru di KEB, pengen taw gimana rasa serunya ikutan Giveaway Blog.  Setelah ubek-ubek arsipnya blog emak Lianny, hatinya nyangkut di cerita “Perjalanan Nekat Menemui Anak Tercinta” mak. Berasa langsung flash back sama cerita nekat saya waktu ke Pare juga. Niat hati mau belajar english di Kampung Inggris yang kata orang2 two thumbs up.  Gak ada temen, gak punya peta, cuma mengikuti kemana angin berhembus plus modal nekat jargon iklan rokok “Go A Head” yg saat itu lagi booming. Isi SMS temen yg udah pernah ke Pare jadi jimat ajib dah.

Saya, koper  hitam dan tas ransel dipelukan memulai perjalanan nekat sore itu. Kereta berangkat juga dari stasiun Gambir pukul tiga sore. Jadi kebayang gimana rasanya deh mak, kalo mau ke pare nunggu bus yang tak jelas kapan datengnya, 😉 piss mak. Ditambah ini pengalaman pertama saya, back packer and koper-an naik kereta api menuju Pulau Jawa. Deg deg serr, serem dan seru berasa jadi satu kala bergabung dengan penumpang lain di dalam kereta.

Suasana di dalam kereta
Suasana di dalam kereta

Suasana istirahat sore dan malam tiba2 berganti menjadi sesak di hati, khawatir stasiun Kediri akan terlewat. Gak kebayang deh, kalo kejadian. Jam sudah menunjukkan pukul tiga pagi. Jimat SMS mengatakan, kemungkinan akan tiba pada pukul lima pagi di stasiun Kediri. Mata sudah hilang rasa kantuknya. Bertanya pada temen sebelah yang seorang ibu-ibu, beliau mengatakan kemungkinan dua atau tiga stasiun lagi di depan. Huwaaa.. tambah dag dig dug. Dengar perbincangan dua orang ibu2 muda di kursi seberang,  ada Pare disebut2, lirik kanan plus satu senyuman hangat, saya bertanya, Mbak juga mau ke Pare ya?. Iyaaa..kamu juga? Jawab dan tanya salah satu ibu. Memang pertolongan Tuhan itu amat sangatlah dekat. At last, ada temen seperjuangan juga, kedua ibu muda itu sudah pernah bertualang kesana waktu masih kuliah. Syukur banget deh. Jam 4 pagi tiba juga di stasiun Kediri, dengan dua ibu muda yang katanya lupa-lupa ingat perjalanan ke Kampung Pare. Ternyata oh ternyata, masih belum nyess maksimal toh :). Dengan kerjasama dalam ketidaktahuan tiga wanita, yang sempat dibodoh2-i harga ongkos sama tukang becak dan angkutan umum yang tidak biasa, sampai juga di Kampung Pare jam 12 teng. Alhamdulillah.. mendarat dengan selamat  di depan tempat saya nge-camp.  Kebayang memang rasa yang jauh berbeda dengan kehidupan kota.

mejeng didepan camp
mejeng didepan camp

Huwaaa..jadi kangen ke Pare lagi :).

Jawaban tebak umur di foto : 7 tahun.

“Postingan ini diikutsertakan untuk memeriahkan GA Blog www.liannyhendrawati.com.

ga

Advertisements

9 thoughts on “Nekat on (Last) Vacation

Comments are closed.