Love Life

Segumpal Daging Bernama HATI

Ketahuilah bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan menjadi baik semuanya, dan apabila segumpal daging itu jelek, maka akan jeleklah semuanya, ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Segumpal daging, sebutan itu disebutkan dalam sebuah ucapan indah dari seseorang yang berprilaku indah jua, Rasululloh. Ya Sang kekasih Alloh yang indah hatinya.

Hari kedua Ramadhan, feel so blessed, Alhamdulillaah.entah darimana, hati ini tiba-tiba merasa adeeeeeemmm banget. Segumpal daging itu merasa diteduhi dan diberi cahaya. Adem banget..rasa yang harus bisa terus saya jaga, harus tetep istiqomah di rasa hati ini.

Kilasan soundtrack hidup, beberapa bulan silam, ketika sempat menjadi pribadi yang menyebalkan,”sempat”. Mungkin sangat menyebalkan, silih berganti hadir saat kontemplasi ba’da zuhur. Astaghfirulloohh.. menyadari diri bahwa rasa hati itu turun naik, iman itu turun naik.

Dan kini..aku meminta hati yang baru pada Sang Pemilik Hati, meminta hati yang bisa berdamai dalam segala kondisi, meminta hati yang bisa menerima bahwa akan ada saja orang, akan ada saja moment, akan ada saja selentingan yang tidak menyukai diri dari hal kecil, hal prinsip, bahkan hal sederhana. Aku meminta hati yang bisa berdamai, bukan menjauhi, bukan menjudge, tapi hati yang bisa mengajak, membawa dan insy menyebarkan kedamaian.

Semoga segumpal daging kita yang bernama hati itu, dimampukan menyebarkan kedamaian dan cahayaNYA. Aamiin allohumma aamiin

Image

Advertisements