Hey Ladies..

aq wanita-keberkahan kemuliaan dariNYA(1)

aq wanita..

aq memulai menulis tentang aq sebagai wanita, karena terkadang..ato bahkan sering mungkin  (hehe) aq melihat dunia pria  lebih mengasikkan, lebih bebas, lebih menantang dan lebih banyak serunya dibanding wanita. Hahaha..aq banyak salah kayaknya.. ;p
Ketidaksukaan ini  dimulai dari hal yang namanya -dunia memasak-..-dunia dapur-…ohhh..i hate that  for many years ago..aq sudah tua ternyata,  haha. mengiris bawang, memilah milih sayur, mencucinya, waahh..pekerjaan ini ribet banget sich..pikirku.  Coba  sejenak,mari kita intip dunia laki-laki..jauh dari dunia dapur, tawnya cuma kalo lapar, duduk-makan-kenyang, beranjak dan sudah enjoy your day, melanjutkan kerjaan lagi. Tak ada dunia  dapur again.. tak ada  istilah cuci piring setelah makan.. NO..jauh dari air dan detergent tentunya. hihi..lagi-lagi..emak pasti ingat anak  cewek yang lakuin hal seperti itu. Oh, aq lagi..sebagai perempuan dirumah..Ya. sebagai anak yang baik..taka da kata tidak untuk menolak kerjaan tersebut, hmm.. kayaknya sudah satu paket dunia dapur dengan wanita. Ya..trying to enjoy kitchen set. hahaaha. .
It just a  prolog of my theme that  i wanna  share with you tonight. I wanna  share about my-‘galau’ a few months ago.

Aq dan mimpi-ku

Setiap  orang pasti punya mimpi, dan untuk mewujudkan mimpi itu ia akan mempertaruhkan segala  yang ia bisa untuk mewujudkannya dalam nyata. Bagaimana pun caranya,  Ya..aq sedang berusaha untuk itu di waktu lalu. Mimpi itu adalah melanjutkan master degree keluar  negeri. Ya.. mimpi yang sudah ada sejak aq kuliah dan hingga saat kemarin, dan saat ini. Tahun lalu..aq sudah gagal  untuk memperoleh beasiswa  salah satu negeri  di Eropa sana, kota paling romantis kata orang banyak. Tak usahlah disebut namanya, kamu kamu pasti sudah taw kan..hehe.Kata sahabatku  sekaligus suhuku, “Bersabarlah..berarti ada rezeki yang lebih hebat sedang menantimu” begitu katanya. Ya, cukup membuat hati ini berbesar hati kala sedih saat itu. Dalam  hati, masih berharap agar bisa  diterima  di negara lain, beasiswa  yang saat itu, masih  akan aq coba  keberuntunganku disana. Karena kepentingan kerjaan,  hal itu pun jadi tertunda pula. Berusaha mengikhlaskan atas setiap  pilihan hidup yang sudah aq  pilih..insy,  pilihan yang terbaik untuk tetap  mengutamakan pekerjaan saat itu.

Dan sekarang….time goes faster, sudah 2012.  entah mengapa, tahun ini aq merasa  penuh ke-berkat-an, ke-ridho-an dariNYA,  mengapa tidak. tanpa diminta,  tanpa sengaja  dalam  obrolan,  teman lamayang  tiba-tiba saja bertemu, orang tua yang awalnya menolak menyetujui permintaanku untuk lanjut studi .. setiap orang yang kutemui memberikan doa agar mimpiku terwujud tahun ini.  AAMIIN..ALLOHUMMA AAMIIN..AAMIIN YA ALLOHH. itu saja jawabku. Dan   terkadang entah berapa  kali dalam sehari. Alhamdulillah ya Alloh,,  insya  Allah dengan ridho orang tua  yang aq  dapat akan mempermudah mimpi hamba itu akan terwujud tahun ini Ya Allah,  kata-kata yang selalu keluar sebagai wujud syukur padaNYA, meski mimpi itu belum terwujud nyata. Aq semakin menyiapkan diri untuk bisa memnuhi setiap  persyaratan dari universitas yang akan aq tuju. Dan Insy, tak akan ada halangan lagi, insy.. Aq akan  berada di  Belanda Agustus tahun ini,  insy..Keyakinan itu sudah sangat bulat sekali. Bergabung dengan Pemimpi-pemimpi dan pejuang dari Indonesia untuk menempuh studi di Wageningen University tahun ini. Wageningen, I am coming!. i always say it everyday. Terbayang sudah sampai disana,  belajar menimba ilmu untuk hari esok yang lebih baik.Insy..^_^

Dan.. tibalah pada suatu hari, saat membersihkan  file-file lama di komputer, isenglah membuka satu folder, folder yang berisi file kiriman dari sahabat dekatku. Sejak dahulu folder itu sudah tak pernah  dijamah, tersimpan rapi disalah satu drive. Kubuka foldernya, ternyata  folder itu berisi file-file ceramah tentang perempuan,  pandangan islam tentang perempuan, perempuan diambang pernikahan beberapa file. Hohoho.. aq  senyum-senyum sejenak melihat isi  file tersebut. Okey,mari kita mulai dari hal yang ringan terlebih dahulu.. aq ngomong dengan diriku sendiri.
N then.. buka winamp, dan mulai mendengarkan  file tentang ‘ urgensi pendidikan dan wanita’ .  Bismillah.. aq  mulai mendengarkan ceramah sang ustadz tersebut. Kurang lebih satu jam  lamanya, mendengarkan isi file tersebut.  Hmm.. alhasil,, aq terdiam  seusai ceramah itu.

Memutar playlist dari lagu-lagu di winampku, mencoba mencari celah, pelarian dari apa yang baru saja kudengar. JIka aq  boleh mengutarakan kembali, (menurut apa yang kudengar)..begini kata Sang Ustadz..
” Tidak ada larangan untuk perempuan dalam menempuh pendidikan, bahkan islam sangat menganjurkan perempuan untuk  menjadi gudang ilmu, karena kelak ia  yang akan menjadi madrasah bagi anak-anaknya, tempat anak  -anaknya bertanya, menjadi pendamping  yang mampu untuk meng’hebat’kan suami-nya,  untuk menjadi cahaya bagi keluarga dan sesamanya. Namun…ia tak perlu jauh-jauh mengejar ilmu ke negri orang, tempat dimana ia tidak memiliki mahram, mahram yang akan menjadi pelindung baginya, yang merasa lebih banyak khawatir jika terjadi sesuatu yang buruk padanya, tempat dimana ia dikhawatirkan akan mendapatt fitnah  dunia  karena  ia masih sendiri,  masih belum memiliki mahram. Jika ia sudah menikah,  silahkan saja.Namun jika belum, urungkanlah niat itu, menimba ilmulah di dalam negri saja.  Tempat dimana ia memiliki mahram tentunya. Itu pesan saya bagi perempuan-perempuan di  masa kini yang memang secara intelektual bisa meraih mimpi studi ke  luar negri. Bagi perempuan-perempuan yang menjaga izzahnya tetaplah untuk di dalam negri saja” .  Ya itu pesan beliau.

U know sohib MP,  it just like a thunder with no rain on a bright day. Ya.. ada air mata menetes,  tanpa aq sadari. Ia  menetes entah untuk apa..apakah untuk mimpi yang sudah terasa begitu dekat, harus aq lepas, disaat semua sudah memberi izin dan restunya,   aq harus  melupakan setiap tetes pengorbanan yang telah aq  lakukan, ato.. apakah tetes air mata ini adalah bentuk tetesan hidayah dariNYA yang sedang menjaga diriku dari fitnah dunia yang mungkin akan aq terima jika aq melanjutkan mimpi ini. Entahlah.. saat itu hati-ku tak  taw ingin merasakan apa-apa.Biarkanlah ia jatuh, menderas sederas hatiku entah harus berpijak kemana.  Dan kubiarkan hatiku hampa untuk sesaat…biarlah time will heal  the pain.
Dan selang beberapa hari dari hari hampa itu, aq mendapatkan email, lulus sebagai salah satu nominasi penerima beasiswa dari salah satu sponsor yang kemaren sudah aq apply.
Oh God, Apa  yang harus kulakukan???..

Setelah semua ini,  setelah moment hidayah darimu, apakah aq  harus mengejar mimpi-ku itu dengan tidak mengindahkan tetes  cinta dariMU?.. Seakan berada diantara  surga dan neraka,, mau pilih mana ( agak lebay  perumpamaannya) tapi begitulah yang aq rasa saat itu. Kunci sudah ditangan, maw buka pintu neraka ato surga, dalam alam fikirku.  Terserah pemegang kunci, kata Allah.Ya.. itu yang ada  di benakku.

Dan sampailah pada keputusan bahwa  aq lebih memilih Engkaw  sang Maha Cinta, dapat kubeli dengan apa cahayaMU,  tak ada dan sungguh aq tak kan mampu, karna  Engkawlah lah pemilik  segala. Kulepas semua mimpi itu saat ini, dan berharap Engkaw akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Biarlah mimpi itu tidak kucapai saat ini, karena  aq lebih takut jika Engkaw  marah Rabbi.  Engkawlah pemilik skenario terbaik dalam setiap  inci bait cerita hidupku. Berharap penuh  bahwa mimpi studi master dan ke luar negri akan  engkaw  penuhi, akan Engkaw wujudkan dalam nyata dengan cara indahMU,  mungkin skenarioMU, setelah memiliki mahram akan lebih indah ya Allah. (sambil  senyam senyum,  hehe). menunggu waktu itu tiba ^_____^

aq bersyukur dilahirkan  sebagai wanita. Ya, keberkahan dan kemuliaan yang telah dipilihkan NYA untukku

NB: tulisan ini untuk berbagi dengan teman seperjuangan-kaum wanita disana yang memiliki mimpi yang sama, semoga  bermanfaat, dan semoga semua  mimpi-mimpimu terwujud.  Allohumma aamiin..Salam tetap hebat dan tetap semangat ^__^

—–Menulislah,  apapun itu, karena kamu tak  tahu bagian mana dari tulisanmu yang akan menjadi ladang amal  bagimu, insy..—–

Advertisements