Education

tentang ke-pantas-an

Bismillahirrohmanirrohim,smoga IA senantiasa menemaniku dalam setiap gerak langkah

Aamiin,allohumma aamiin..

Ada kata yang menggelitik fikiranku belakangan ini, ya..tentang kepantasan. are u eligible or no?

If u ask me about that question,  apa yang aq ketahui tentang kepantasan,  actually I have no idea to talk about it. Berbicara mengenai kepantasan akan selalu bersanding dengan yang namanya ‘persyaratan’.

Jika kamu memenuhi syarat-syarat yang diminta untuk sebuah nilai kepantasan,  automatically many people would said “Hey,, congratatulation, I know u deserve it”,; “Ya,  kamu pantas mendapatkannya”
Lats take simple example, seorang siswa SLTP mengidamkan untuk menjadi salah satu siswa di sebuah sekolah favorit di kotanya.  Pertanyaan berikutnya adalah, apakah dia  bisa diterima untuk menjadi salah satu siswa di sekolah favorit itu?,, dengan kata lain apakah dia  ‘pantas’ untuk mendapat gelar menjadi siswa  yang notabene idaman dan inceran setiap  siwa SMP di kotanya.
Ya,,  pertanyaannya adalah apakah dia PANTAS atau tidak?
Langkah selanjutnya yang mungkin akan dilakukan siswa tersebut adalah , melihat persyaratan yang dikeluarkan oleh sekolah favorit tersebut. Ya, kata keduanya adalah PERSYARATAN. Kriteria umum yang akan dijadikan syarat adalah mengenai nilai UAN dengan nilai minimal ‘angka’ yang mereka jadikan syarat umum yang harus dipenuhi oleh setiap  siswa yang memiliki keinginan masuk ke sekolah mereka.

Yuk, mari kita imajikan bahwa ia bisa memenuhi persyaratan, pertanyaan selanjutnya adalah apakah ia  bisa mengalahkan pesaing-pesaingnya yang juga berkeinginan kuat untuk menjadi salah satu siswa di sekolah favorit tersebut. Dalam tahap ini yang dilakukan siswa tersebut adalah menyerahkan urusan tersebut kepada yang diAtas,  Sang Maha Pemelihara makhluk.  Apakah siswa tersebut memenuhi syaratNYA untuk menjadi salah satu siswa di sekolah favorit tersebut.

Do you get what I mean??, there are two  part that I can share to you if u ask me about eligibility.
first, kepantasan dalam kacamata manusia,  n the second, the  foremost eligibility  I think, kepantasan menurut pandanganNYA.
boleh jadi kamu, you, anti, antum, atopun anda,, PANTAS atau sudah memenuhi syarat- syarat yang dikeluarkan, tapi jika IA tidak berkenan, atau anda TIDAK PANTAS menurut pandangannya, kemungkinan besar,  impian itu tidak  akan dapat anda miliki.
Atau malah sebaliknya, menurut kacamata manusia , seseorang itu tidak pantas,  tetapi menurut pandanganNYA, ia pantas untuk memperolehnya,  Ya, Ia pasti akan memilikinya. Dan pantas untuk menerima  kata-kata,”Hey..Congratulation, u deserve it!”.

Mengutip kata-kata dahsyat dalam al-Ma’tsurat,
“Ya Allah yang memiliki kerajaan, Engkau beri kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang Yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki……………………………………………………Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).”

Ada kata-kata ‘yang Engkau kehendaki’. Menurut yang saya pahami, kata-kata ini untuk hamba-hambaNYa yang menurut pandanganNYA PANTAS untuk menerima rezeki apapun itu bentuknya.

Hmm.. menurut saya, ini berlaku dalam semua lingkaran kehidupan kita, dalam setiap jejak yang ingin kita capai. Boleh jadi kamu optimis untuk mendapatkan suatu hal,  boleh jadi kamu merasa PANTAS dalam kacamatamu (manusia), tapi jangan lupa hal terpenting, apakah kamu pantas dalam pandangaNYA.

I hope u can get what I wanna share to you,

Ya, I know, masih banyak kekurangan dalam hal  penyampaiannya.
Semoga kedepan nya menjadi lebih baik. Aamiin.

“ semoga kita dipantaskan untuk memperoleh impian-impian kita”

SALAM TETAP HEBAT ^_^

Advertisements