Percik Hati

Menepilah, jika telah usai masamu

bungkammu kini memiliki nada

namun tetap berdawai  rasa

walau dengan gravitasi lirih

tetap,,  belum kutemukan penawar

dan lagi,

membekukan  semua  kata

tanpa alunan

benakku pun ikut membisu

mencoba menari dalam permadani rindu

kalbu bersenandung lirih..,

“rebahkan anganmu di saat jengah

sandarkan asamu pd baja bahumu

lelahmu takkan berpenghujung

berikut cemas dan tanya yg menemani hari

adukan lirih pada ilahi

bersyukurlah atas setiap riak yg kaw jejaki

belajarlah mengeja tiap bentuk cinta Sang Maha

maka, kan kaw dapati

selimut hati yg selalu menenangkan jiwamu”

semoga mimpimu beresonansi

pada satu jiwa metamorfosa

jika kau rindukan pagi

menepilah..

jika telah usai masamu

titip puzzle rasa di rumah mapleku

^_^

” there are times, when words cant be spoken, but they can be written”

Image

Advertisements